BERBAGI

Jumpa pers dan media screening film Dread Out di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 2 Januari 2019. (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Menemani Caitlin Halderman, pemeran Linda dalam film adaptasi game Dread Out membuat Jefri Nichol sempat kesulitan menggunakan logat Sunda.

“Alhamdulillah syuting lancar tanpa ada kendala. Susahnya logat Sunda saja sih, sebelumnya enggak pernah sama logat-logat Sunda. Tidur pun dengar lagu gamelan Sunda,” papar pemeran Erik itu dalam jumpa pers di CGV Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 2 Januari 2019.

Kimo Stamboel, sutradara, produser sekaligus penulis naskah adaptasi memaparkan adat Sunda sengaja disusupkan untuk mempertahankan identitas game yang diciptakan Rachmad Imron. Dalam film, ada mantra dan dialog yang menggunakan bahasa Sunda.

“Gua menghargai game aslinya. Game itu dimainkan dan ada beberapa bahasa Sunda, ngobrol sama kreator game ini dia memang mengambil latar belakang Sunda. Jadi, karena itu gua harus mengikuti banget kayak asli game-nya. Itu benar-benar all in Sundanese. Makanya latar belakangnya kita mengambil tulisan aksara lebih ke pesisir Sunda,” kata Kimo.

Film Dread Out mengadaptasi game berjudul sama besutan Rachmad Imron. Film ini merupakan prekuel dari game dengan tokoh utama Linda melawan penghuni dunia gaib, salah satunya perempuan berkebaya merah.

Film ini dibintangi para pemain muda yakni Caitlin Halderman, Jefri Nichol, Ciccio, Marsha Aruan, Susan Sameh, Irsyadillah dan Rima Melati. Dread Out diproduksi di bawah payung kerja sama kolektif GoodHouse.id, Nimpuna Sinema, Lyto Game, Sky Media dan rumah produksi asal Korea Selatan CJ Entertainment.

Dread Out dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia 3 Januari 2019.

(ELG)

BERBAGI
Artikel sebelumyaHari ini, sesi diskusi beasiswa hingga pemutaran film Disney
Artikel berikutnyaMarsha Aruan Hati-hati Pakai Instagram

Tinggalkan Balasan